Konsumsi makanan ringan yang dijual luar lingkugan sekolah megandung banyak gula seperti pemanis buatan. Faktor Lingkungan Sekolah dan Sosial, seperti kantin yang berada di luar lingkungan sekolah yang tidak diawasi di sekolah dapat mempengaruhi pola konsumsi makanan dan kebiasaan kesehatan mulut anak�anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi makanan ringan dengan karies gigi pada anak sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan total sampling sejumlah 80 responden. Berdasarkan hasil penelitian konsumsi makanan ringan diperoleh 86,3% dalam kategori cukup, sedangkan 73,8 % responden dengan kategori karies. Hasil uji spearman-rank didapatkan p-value = 0,168 (p >0,05) sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan konsumsi makanan ringandengan karies gigi pada anak sekolah kelas III dan IV DI SDN. Penelitian ini menunjukkan bahwa kebersihan mulut yang baik dan promosi camilan sehat menjadi target pencegahan karies gigi pada anak.
Disclaimer/Sanggahan:
- Tujuan Informasi: Seluruh tulisan, artikel, dan materi di blog ini dibuat belaka atas dasar niat berbagi informasi.
- Tanpa Jaminan: Pemilik blog tidak memberikan jaminan atau garansi apa pun mengenai keakuratan, keandalan, keberlanjutan, atau kelengkapan materi yang dipublikasikan.
- Tanggung Jawab Pengguna: Segala keputusan, tindakan, atau risiko yang timbul akibat membaca atau mengimplementasikan informasi dari blog ini sepenuhnya menjadi risiko dan tanggung jawab Anda sendiri.
- Tautan Eksternal: Blog ini mungkin memuat tautan ke situs web lain. Pemilik blog tidak memiliki kontrol atas isi atau sifat dari situs-situs eksternal tersebut dan tidak bertanggung jawab atas konten di dalamnya.
- Perubahan Konten: Informasi di blog ini dapat berubah, diperbarui, atau dihapus sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Posting Komentar untuk "Hubungan Konsumsi Makanan Ringan Dengan Karies Gigi Pada Anak Sekolah Kelas III Dan IV DI SDN"