Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah seseorang berada diatas batas normal atau optimal yaitu 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Pola makan yang tidak sehat dan penerapan diet yang tidak tepat merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit hipertensi. Frekuensi makan, jenis makanan yang dikonsumsi, makanan siap saji, dan makanan berkadar garam tinggi serta mengandung rendah serat akan memicu terjadinya penyakit hipertensi dan vaskuler. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Gambaran kepatuhan Diet pada pasien Hipertensi di Rumah Sakit Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Teknik Pengambilan sampel menngunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 45 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan katgeori patuh diet Hipertensi sebanyak (64,4%), dan kategori tidak patuh diet hipertensi sebanyak (35,6%). Diharapkan para penderita hipertensi untuk mempertahankan dan meningkatkan kepatuhan dietnya lebih baik, mengurangi konsumsi minuman maupun makanan yang mentebabkan tekanan darah tinggi.
Disclaimer/Sanggahan:
- Tujuan Informasi: Seluruh tulisan, artikel, dan materi di blog ini dibuat belaka atas dasar niat berbagi informasi.
- Tanpa Jaminan: Pemilik blog tidak memberikan jaminan atau garansi apa pun mengenai keakuratan, keandalan, keberlanjutan, atau kelengkapan materi yang dipublikasikan.
- Tanggung Jawab Pengguna: Segala keputusan, tindakan, atau risiko yang timbul akibat membaca atau mengimplementasikan informasi dari blog ini sepenuhnya menjadi risiko dan tanggung jawab Anda sendiri.
- Tautan Eksternal: Blog ini mungkin memuat tautan ke situs web lain. Pemilik blog tidak memiliki kontrol atas isi atau sifat dari situs-situs eksternal tersebut dan tidak bertanggung jawab atas konten di dalamnya.
- Perubahan Konten: Informasi di blog ini dapat berubah, diperbarui, atau dihapus sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Posting Komentar untuk "Gambaran Kepatuhan Diet Pada Pasien Hipertensi Di Rumah Sakit Tahun 2025"